Media Asing Soroti Gejolak Demo di Indonesia, Tragedi Driver Ojol Jadi Pemicu

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, REVOLUSI.co.id – Gelombang aksi demonstrasi yang melanda berbagai kota di Indonesia pada Jumat (29/8/2025) tidak hanya menjadi perhatian publik dalam negeri, tetapi juga menyedot sorotan tajam dari media internasional. Sejumlah media asing memberitakan kericuhan yang dipicu oleh tewasnya Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek online yang terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta.

Video yang memperlihatkan detik-detik Affan tewas dalam bentrokan antara mahasiswa dan polisi langsung menyebar luas di media sosial. Peristiwa itu menjadi pemicu gelombang protes di berbagai daerah, dari Jakarta, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Medan, Makassar, hingga Papua.

Aksi yang semula berjalan damai, seperti doa bersama dan penyalaan lilin, berubah ricuh ketika massa melempar batu, botol, dan flare ke arah aparat. Polisi membalas dengan water cannon dan gas air mata. Beberapa gedung bahkan dilaporkan terbakar, salah satunya di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat.

Media global menyoroti peristiwa ini dengan beragam angle:

– Associated Press (AP News) menulis ketegangan memuncak di Indonesia dengan judul “Tensions soar across Indonesia as protests against police erupt in multiple cities”. AP menyoroti meluasnya kerusuhan dan aksi solidaritas ribuan ojol di pemakaman Affan.

– The Australian menekankan permintaan maaf kepolisian setelah tragedi Affan, dengan tajuk “Indonesian police apologise after killing Jakarta protester”.

– Financial Times (FT) mengaitkan gejolak ini dengan isu ekonomi: tunjangan DPR Rp50 juta per bulan, pelemahan rupiah, dan naiknya pengangguran.

Reuters menulis bahwa mahasiswa berjanji melanjutkan aksi, sementara pemerintah menahan tujuh anggota Brimob terkait insiden maut tersebut.

The Guardian menyoroti akar protes: ketidakpuasan rakyat terhadap privilese DPR dan gaya hidup elit politik di tengah kesulitan rakyat.

Presiden Prabowo Subianto dalam pidato televisi menyampaikan belasungkawa dan mengaku terkejut atas tindakan aparat yang dinilai berlebihan. Ia berjanji akan melakukan investigasi menyeluruh dan mengimbau masyarakat tetap tenang.

“Saya sangat prihatin dan berduka mendalam atas insiden ini. Saya terkejut dan kecewa dengan tindakan aparat yang berlebihan,” ujar Prabowo.

Namun, seruan tersebut belum sepenuhnya meredakan kemarahan publik yang masih memadati jalan-jalan di berbagai kota.

Aksi solidaritas tidak hanya digelar di ibu kota, tetapi juga meluas hingga ke daerah-daerah. Di Semarang, Bandung, Solo, hingga Surabaya, massa bentrok dengan aparat. Beberapa kota mengalami kerusakan infrastruktur, arus lalu lintas lumpuh, bahkan sejumlah sekolah memilih meliburkan siswanya.

Tragedi Affan Kurniawan kini menjadi simbol perlawanan baru, tidak hanya terkait insiden kekerasan aparat, tetapi juga terhadap ketimpangan sosial dan privilese politik yang dianggap menyakiti rakyat kecil. ( REDAKSI )

Berita Terkait

Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Wilson Lalengke Bukber di Kediaman Ustadz Anton Susanto
Beranikah 1.574 Pejabat Negara Sumbangkan Gaji Rp.50 juta/Orang/Bulan Untuk Rakyat
Tes Urine untuk Polisi, Separah Inikah Lingkaran Narkoba di Tubuh POLRI
Kapolres Bima Kota Terduga Kepemilikan Narkotika, Memasuki Gelar Perkara di Bareskrim POLRI
Gurita Narkoba di Jantung Kepolisian dan Urgensi Revolusi Moralitas Polri
Kriminalisasi Korban Pencurian di Pancur Batu, Potret Buram Hukum Yang Tidak Tegak
2000 Anak Keracunan Makanan Bergizi Gratis, Kepala BGN Harus Diperiksa
Klarifikasi Pemberitaan, Dandim 0505 Jakarta Timur Kunjungi Sekretariat Nasional PPWI

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:47 WIB

Korwil II Pemuda Pancasila Cilacap Salurkan Amanat Ketua MPC di Nusawungu dan Kroya

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:55 WIB

Proyek Kalijeruk-Sarwadadi: Pelaksana Berikan Klarifikasi Teknis Terkait Retakan Talud dan Spesifikasi Beton

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:52 WIB

Menjemput Marwah Karangpucung: Memilih Arsitek Perubahan, Bukan Sekadar Penguasa Desa

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:00 WIB

Gubernur Jateng Ajak Wartawan ‘Gempur’ Kemiskinan Lewat Keterbukaan Informasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:59 WIB

Sinergi Pemprov & Pemkot: Ahmad Luthfi Pastikan Iklim Investasi di Pabrik PT. ACI Salatiga Kondusif

Senin, 9 Maret 2026 - 14:06 WIB

Wujudkan Kepedulian di Bulan Suci, Pemuda Pancasila PAC Binangun Salurkan Amanah Ketua MPC ke Pondok Pesantren

Senin, 9 Maret 2026 - 10:27 WIB

Menguliti Kedok “Baksos” di Lingkungan Sekolah, Edukasi atau Eksploitasi Wali Murid?

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:58 WIB

Bhaksos di Bulan Ramadhan: PAC Pemuda Pancasila Karangpucung Bagikan 500 Cup Takjil Gratis 

Berita Terbaru