Suami Malas Betani, "Burung" Dipotong

Sabtu, 29 Februari 2020 08:03:00
BAGIKAN:
net
Foto Ilustrasi
Jakarta, Revolusi.co.id - Lina alias Heyni warga Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), ditangkap polisi karena membunuh suaminya, Halidi. Usut punya usut, Lina juga melakukan tindakan horor memotong alat kelamin Halidi karena kesal hak lahir batinnya tak dipenuhi.
 
Pasangan suami-istri ini bekerja sehari-hari sebagai petani. Polisi mengatakan Lina juga kesal kepada suaminya karena malas bekerja.
 
"(Motifnya) di samping tidak ada pemenuhan nafkah batin maupun lahir, dia (korban) juga malas bekerja," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) Kombes Hendra Rochmawan kepada wartawan, Jumat (28/2/2020).
 
Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, Minggu (23/2). Emosi Lina memuncak saat suaminya tidak mau bekerja di ladang.
 
"Kemudian saat korban diajak ke kebun, bukannya bangun malah tambah tidur," jelas Kombes Hendra.
 
Setelah itu, Lina melampiaskan kemarahannya menggunakan pisau. Bahkan Lina memotong kelamin korban.
 
"Langsung ditusuk dulu lehernya, terus disayat. Betul. Sempat memotong kelamin korban," ujar dia.
 
Polisi menyebut kebutuhan keluarga Lina makin meningkat. Lina dan Halidi memiliki tiga anak.
 
"(Padahal) Ini anak sudah banyak, kebutuhan keluarga sudah banyak kenapa tidur," ucap Hendra
 
Polisi menyebut kejiwaan Lina sehat dan mengakui perbuatannya. Namun, tindakan Lina didorong emosi kepada suami.
 
"Dia sehat. Dia mengakui kok semua perbuatannya dan dalam keadaan sadar, namun penuh emosi," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) Kombes Hendra Rochmawan kepada wartawan, Jumat (28/2/2020).
 
Saat ini Lina masih diperiksa secara intensif di Polres Pulang Pisau.(detik.com)
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Anak Bupati Rohil Diduga Aniaya Warga Pekanbaru hingga Koma

    Revolusi.co.id -- Polisi mengamankan dua orang pelaku penganiayaan yang menimpa salah seorang warga Kota Pekanbaru hingga tidak sadarkan diri (koma). Satu di

  • Jual Pelajar Rp 200 Ribu ke Pria Hidung Belang, Pasutri di Sumbar Dibekuk

    Revolusi.co.id- Pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, ditangkap polisi terkait dugaan eksploitasi dan perdagangan anak

  • KOMENTAR