• Home
  • Hukrim
  • Sering Dimarahi, Suami Cekik Istri Sampai Tewas

Sering Dimarahi, Suami Cekik Istri Sampai Tewas

Minggu, 07 Oktober 2018 09:52:00
BAGIKAN:
foto:ilustasi

Pekanbaru, Revolusi.co.id -  Inilah balada rumah tangga yang acap kali terjadi pertengkaran. Alasan sering menjadi korban kemarahan, suami nekat menghabisi nyawa istrinya.

Sopan Sofiyan (23) sepertinya habis kesabaran menghadapi istrinya Niah (26) tahun. Pasutri ini merupakan warga Jl Pinang Merah, Kel Bukit Kayu Kapur, Kec Bukit Kapur, Dumai.

Biduk rumah tangga mereka selalu cekcok yang pada akhirnya nekat bertindak brutal untuk membunuh istrinya. Awal pekan lalu, sebagai puncak pertengkaran hebat keduanya. Tidak tahu pasti, keributan apa yang membuat suaminya naik pitam.

Sofiyan dalam pertengkaran itu, akhirnya membekap suaminya dengan batal, sehingga kehabisan nafas. Usai istri terkulai lemas tak berdaya, suami melakukan aksi biadapnya lagi dengan mencekik leher istrinya hingga tewas.

"Usai membekap dengan bantal dan mecekik istrinya, pelaku pun merekayasa seakan mereka jadi korban perampokan," kata Kapolres Dumai, AKBP Restika Nainggolan kepada detikcom, Minggu (7/10/2018).

Usai membunuh, pelaku pun mencoba merekayasa kejadian itu seakan mereka habis dirampok. Dalam aksi untuk mengelabui petugas, Sofiyan melucuti perhiasan istrinya dan menyembunyikan dua HP istrinya.

Agar aparat kepolisian percaya, Sofiyan merusak jendela agar ada keyakinan perampok masuk ke rumahnya. Pelaku juga mengikat kedua kakinya dan melakban mulutnya sendiri. Lantas meminta tolong ke tetangga kalau mereka habis dirampok.

"Sejak awal kita sudah curiga, tidak ada perampokan dalam aksi itu. Apa lagi korban kakinya dia ikat dan dilakban, tapi tangannya tidak terikat," kata Restika.

Setelah dilakukan interogasi, kahirnya pelaku mengakui semua perbuatannya. Bahwa dia merekayasa seakan terjadi perampokan. Padahal dia sendiri yang melakukan aksi pembunuhan terhadap istrinya.

"Tersangka mengaku kesal karena sering terjadi keributan di rumah tangganya. Dia menghabisi nyawa istrinya dengan membekap bantal dan mencekik leher korban," kata Restika.

Dalam kasus ini, tersangka diherat pasal 340 KUHP pembunuhan berencana. Ancamannya 20 tahun penjara.

 

sumber: detik.com

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Ungkap Kasus Tawuran yang Tewaskan 2 Orang di Kemayoran

    Revolusi.co.id, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap kasus tawuran yang mengakibatkan dua orang tewas di Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran, pada 3 Februari 2018. Pa

  • Gubri Tinjau Pembangkit Listrik Tenaga Biogas Rohul

    Revolusi.co.id, Rokan Hulu-Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman tinjau pembangkit listrik tenaga biogas Rantau Sakti Kecamatan Tambusai Utara  Kabupaten  Rokan Hulu

  • KOMENTAR