“Heboh”, Pejabat Kab. Bandung ,Diduga  Kena OTT KPK Namun Diduga Dilepas lagi

- Jurnalis

Minggu, 21 Juli 2024 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung,  REVOLUSI.co.id –  Kini sedang hangat -hangatnya gunjingan di Kab. Bandung, bahwa ada salah satu Kepala Dinas dilingkungan Pemerintah Kab. Bandung, diduga terkena Operasi Tangkap Tangan ( OTT)  oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kabar dugaan  tertangkapnya salah satu Kepala Dinas dilingkungan Kabupaten Bandung itu, sekira Sabu (06/07), namun  terkesan diam -diam, dan tidak ramai beredar di media.,

Baru sekarang ini masyarakat ramai menggunjingkan, adanya dugaan OTT oleh KPK kepada salah seorang pejabat di Kab. Bandung, namun menurut informasi diduga pejabat itu dibebaskan kembali.

Bahkan menurut informasi yang kami himpun Kepala Dinas yang diduga tertangkap Tangan  oleh KPK  itu, adalah dari salah satu SKPD yang banyak menyerap  APBD, dan dugaan tertangkapnya salah satu Kadis dilingkungan Pemkab. Bandung itu, hanya ramai diperbincangkan tanpa ada pemberitaan dari media.

Salah satu yang menguatkan santernya dugaan seorang Kadis dilingkungan Pemkab. Bandung, dengan  beredarnya surat dari aliansi 25 aktivis  yang mengirimkan surat audensi kepada  KPK,  untuk beraudensi dengan Pimpinan KPK menanyakan perihal OTT yang melibatkan Seorang pejabat Pemkab. Bandung.

Bahkan menurut salah satu sumber, saat dihubungi mengatakan,” memang  betul,, dugaan itu,  OTT KPK kepada salah seorang pejabat Pemkab. Bandung,, bahkan, tapi aneh nya media pada bungkam, tidak terexpose oleh media,” Jelasnya.

Namun menurut informasi yang beredar, pejabat dilingkungan Kab. Bandung yang terjerat OTT oleh  KPK di duga dilepaskan lagi, padahal menurut informasi bahwa OTT itu, diduga menyangkut 9 proyek strategis di Kab. Bandung.  Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi yang jelas, dan mencoba menghubungi KPK lewat email, belum juga ada jawaban dari KPK RI. (R***)

Berita Terkait

BTS Solokanjeruk Diduga  Tanpa PBG Tanpa AMDAL Pekerja Tanpa Safety, Dan Pemerintah Tutup Mata
BTS di Desa Solokanjeruk Diduga Tanpa  PBG, Satpol PP Tanpa Tindakan
Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Menjadi Momentum Pipin Arifin Jadi Camat Ibun Definitif
Kejati Jabar Mulai Bergerak! Dugaan Korupsi Rp83 Miliar Proyek Revit Sekolah di Tasikmalaya Memanas
Ketua DPRD Kab. Bandung, Reses Menjadi Ajang Silaturahmi Dengan Masyarakat dan  Kader
Anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Nasdem Toni Permana, S.H., Gelar reses masa sidang II tahun 2026 di Desa Bumiwangi
Ketua DPRD Kab. Bandung Hj. Renie Gelar Reses di  GOR Al- Mufasir Rancabali Kec. paseh
Perkuat Soliditas, Korwil II MPC Pemuda Pancasila Cilacap Serahkan Sertifikat Diklat KOTI Mahatidana 2026

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:38 WIB

BTS Solokanjeruk Diduga  Tanpa PBG Tanpa AMDAL Pekerja Tanpa Safety, Dan Pemerintah Tutup Mata

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:31 WIB

Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Menjadi Momentum Pipin Arifin Jadi Camat Ibun Definitif

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:51 WIB

Kejati Jabar Mulai Bergerak! Dugaan Korupsi Rp83 Miliar Proyek Revit Sekolah di Tasikmalaya Memanas

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:30 WIB

Ketua DPRD Kab. Bandung, Reses Menjadi Ajang Silaturahmi Dengan Masyarakat dan  Kader

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:39 WIB

Anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Nasdem Toni Permana, S.H., Gelar reses masa sidang II tahun 2026 di Desa Bumiwangi

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:11 WIB

Ketua DPRD Kab. Bandung Hj. Renie Gelar Reses di  GOR Al- Mufasir Rancabali Kec. paseh

Senin, 23 Februari 2026 - 19:30 WIB

Perkuat Soliditas, Korwil II MPC Pemuda Pancasila Cilacap Serahkan Sertifikat Diklat KOTI Mahatidana 2026

Senin, 23 Februari 2026 - 18:50 WIB

Anggota DPRD Kab. Bandung, Dari Fraksi Demokrat Raindra  Laksanakan Reses Masa Sidang II di Desa Cigentur

Berita Terbaru