Harga Bahan Material Diduga Tidak sesuai KPM Kecewa, Toko Bahan Bangunan Pegang RAB Rutilahu di Desa Rancakasumba Solokanjeruk

- Jurnalis

Sabtu, 7 Juni 2025 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id – Kegaduhan melanda di kp manirancan Desa Rancakasumba, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, menyangkut program rumah tidak layak huni (rutilahu). penerima bantuan dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat, Zainal Abidin, dan Bapak Epi (semuanya berdomisili di RT 01 RW 01), mengeluhkan kualitas material bangunan yang diterima. Mereka mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana program tersebut.

Keluhan warga meliputi disparitas harga semen Rajawali yang signifikan, dari Rp48.000 menjadi Rp70.000 per sak, tanpa penjelasan yang memadai. Lebih memprihatinkan lagi, mereka juga melaporkan rendahnya kualitas semen, besi berkarat, hebel retak, dan bahkan dugaan kekurangan jumlah material.

Dengan terjadinya hal itu menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan dan kekuatan bangunan yang diperbaiki, karena ada dugaan tidak kesesuaian bahan material yang dinilai kualitas yang sangat merugikan keluarga penerima manfaat.

“Kami berharap mendapatkan rumah yang lebih layak, dengan adanya bantuan rutilahu ini, namun bila melihat dari kualitas material kami sangat khawatir, dan adanya tidak kesesuaian,” ujar Zainal Abidin mewakili warga lainnya, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas kondisi ini.

Ketidakpuasan warga memicu pertanyaan serius terhadap transparansi dan akuntabilitas BUMDes dalam mengelola dana rutilahu. Absennya papan proyek di lokasi pembangunan semakin memperkuat kecurigaan warga. Mereka menuntut klarifikasi dan solusi dari BUMDes, baik berupa penggantian material yang rusak maupun penjelasan transparan terkait selisih harga.

Ketika dikonfirmasi, Ketua BUMDes Rancakasumba Kec. Solokanjeruk Yayat, menjelaskan,”Bahwa bantuan rutilahu dari Kab. Bandung ini anggaranya belum cair, namun sekarang ini hanya toko material saja yang sengaja memberikan dulu pinjaman bahan bangunan,” Jelasnya.

“Untuk sementara ini RAB rutilahu ada di material, dan untuk penentuan harga bukan dari BUMDes, namun yang menentukan adalah material. Bahkan pernah saya pun menegur toko bangunan yang menyuplai material karena ada keluhan dari KPM dengan harga yang mahal,” Ungkap Ketua BUMDes.

“Sedangkan untuk anggaran HOK akan turun nya di termen 3, sedangkan termen ke 1 juga belum turun, jadi HOK sebesar Rp. 900 ribu itu tergolong minim, namun saya sudah berbicara sama KPM bahwa ini harus ada swadayanya,” Jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Rancakasumba menyayangkan kejadian ini dan mengaku telah menginstruksikan penyelidikan internal untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan tersebut. Beliau juga menyesalkan absennya papan proyek rutilahu di lokasi pembangunan.

“Kami akan menindaklanjuti hal ini secara serius,” tegas Kepala Desa. “Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.”

Kejadian ini menjadi sorotan serius. Kejelasan dan penyelesaian yang adil akan sangat krusial untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap program rutilahu dan kinerja BUMDes Desa Rancakasumba. Kepercayaan masyarakat merupakan aset berharga yang harus senantiasa dijaga. ( REDAKSI )

Berita Terkait

BTS Solokanjeruk Diduga  Tanpa PBG Tanpa AMDAL Pekerja Tanpa Safety, Dan Pemerintah Tutup Mata
BTS di Desa Solokanjeruk Diduga Tanpa  PBG, Satpol PP Tanpa Tindakan
Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Menjadi Momentum Pipin Arifin Jadi Camat Ibun Definitif
Kejati Jabar Mulai Bergerak! Dugaan Korupsi Rp83 Miliar Proyek Revit Sekolah di Tasikmalaya Memanas
Ketua DPRD Kab. Bandung, Reses Menjadi Ajang Silaturahmi Dengan Masyarakat dan  Kader
Anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Nasdem Toni Permana, S.H., Gelar reses masa sidang II tahun 2026 di Desa Bumiwangi
Ketua DPRD Kab. Bandung Hj. Renie Gelar Reses di  GOR Al- Mufasir Rancabali Kec. paseh
Perkuat Soliditas, Korwil II MPC Pemuda Pancasila Cilacap Serahkan Sertifikat Diklat KOTI Mahatidana 2026

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:55 WIB

Proyek Kalijeruk-Sarwadadi: Pelaksana Berikan Klarifikasi Teknis Terkait Retakan Talud dan Spesifikasi Beton

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:52 WIB

Menjemput Marwah Karangpucung: Memilih Arsitek Perubahan, Bukan Sekadar Penguasa Desa

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:06 WIB

Panen “Cengcelengan” Rp1 Miliar, Jadi Penyelamat Nelayan di Musim Paceklik Jelang Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:59 WIB

Sinergi Pemprov & Pemkot: Ahmad Luthfi Pastikan Iklim Investasi di Pabrik PT. ACI Salatiga Kondusif

Senin, 9 Maret 2026 - 14:06 WIB

Wujudkan Kepedulian di Bulan Suci, Pemuda Pancasila PAC Binangun Salurkan Amanah Ketua MPC ke Pondok Pesantren

Senin, 9 Maret 2026 - 10:27 WIB

Menguliti Kedok “Baksos” di Lingkungan Sekolah, Edukasi atau Eksploitasi Wali Murid?

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:58 WIB

Bhaksos di Bulan Ramadhan: PAC Pemuda Pancasila Karangpucung Bagikan 500 Cup Takjil Gratis 

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:09 WIB

Ahmad Luthfi: Kepemimpinan Humanis dengan Filosofi “Gopeni Nglakoni” di Jawa Tengah

Berita Terbaru