• Home
  • Dumai
  • Tolak PSBB, Pedagang Pasar Senggol Mengamuk

Tolak PSBB, Pedagang Pasar Senggol Mengamuk

Selasa, 19 Mei 2020 03:15:00
BAGIKAN:
Gambar penolakan dari pedagang
 
Revolusi.co.id, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Dumai yang mulai diterapkan pada hari ini, Senin (18/5/2020) mengakibatkan timbulnya gejolak berupa penolakan para pedagang Pasar Senggol, Jalan Sudirman, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai Senin malam.
 
Ratusan pedagang menolak penerapan PSBB, dengan melakukan pembongkaran salah satu penutupan akses jalan untuk check poin, tepatnya di depan Hotel Grand Zury.
 
Penolakan pemberlakuan PSBB di Kota Dumai sebelumnya telah dilakukan oleh gabungan mahasiswa, yakni dengan menggelar konvoi kendaraan dan orasi disejumlah lokasi.
 
Aksi berlanjut dari para pedagang pasar senggol. Dimana emosi ratusan pedagang dipicu kabar akan dilakukan penertiban petugas sebagai tindak lanjut penerapan PSBB, sehingga kedatangan mobil Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai dilempari batu oleh pedagang.
 
Menurut pedagang, penolakan yang mereka lakukan akibat dampak penerapan PSBB dapat menyebabkan matinya perekonomian pedagang kecil, khususnya pedagang kaki lima.
 
"Kami menolak makanya kami berkumpul dan akan melawan jika berjualan disepanjang jalan Sudirman dilarang," ujar salah seorang pedagang yang tidak identitasnya disebutkan.
 
Aksi ratusan pedagang yang sempat mengakibatkan arus lalu lintas Jalan Sudirman macet, akhirnya dapat diredam setelah Kapolres Dumai bersama personil turun ke lokasi. 
 
Setelah mendengar aspirasi dan tuntutan pedagang, akhirnya kerumunan massa dapat dibubarkan.
 
Penulis : Chandra Sahputra
BAGIKAN:
KOMENTAR