• Home
  • Dumai
  • Napi Di Dumai Kendalikan Sindikat Penyeludupan Manusia, Kok Bisa?

Napi Di Dumai Kendalikan Sindikat Penyeludupan Manusia, Kok Bisa?

Jumat, 19 Juni 2020 18:48:00
BAGIKAN:
Kapolres Dumai, AKBP Andri Ananta Yudistira Ekpos Pengungkapan Penyeludupan Manusia Beberapa Waktu Lalu
 
DUMAI (REVOLUSI.CO.ID) - Meski sedang menjalani masa hukuman, seorang narapidana kembali menjadi otak pelaku sindikat penyeludupan manusia, yang berhasil diungkap pihak kepolisian dari Polres Dumai, Jumat (19/6/2020).
 
Terungkapnya kasus ini berawal dari tertangkapnya 23 pekerja migran asal Indonesia, yang masuk ke Dumai dari Malaysia secara gelap (ilegal).
 
Guna memuluskan aksi mereka, pelaku memanfaatkan situasi masa pandemik Covid-19.
 
Alhasil polisi berhasil menangkap 8 (delapan) orang pelaku dibeberapa lokasi berbeda dengan peran masing-masing. 
 
Delapan tersangka tersebut yaitu inisial YH, J, Y, PR, ZE, K, S dan TSS.
 
Untuk tersangka TSS adalah otak pelaku dan napi yang sedang menjalani masa hukuman selama 5,1 tahun atas kasus yang sama di Rumah tahanan negara (Rutan) Klas IIB Dumai.
 
Kapolres Dumai, AKBP Andri Ananta Yudistira mengatakan dari hasil penyelidikan polisi menyebutkan penyeludupan ini diotaki oleh tersangka TSS. Pelaku utama merupakan narapida dengan kasus yang sama, dan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak Rutan Dumai, terkait keberadaan alat komunikasi tersangka untuk mengendalikan penyeludupan manusia.
 
"Sangat disesalkan pelaku beroperasi memanfaatkan pandemi Covid-19. Atas perbuatan tersangka dijerat pasal 2 junto pasal 10 tentang tindak pidana penyeludupan orang dan pasal 120 undang-undang imigrasi nomor 6 tahun 2011 ancaman 15 tahun penjara," ujar Ananta.
 
 
Penulis: Chandra

 

BAGIKAN:
KOMENTAR