• Home
  • Dumai
  • Dua Orang Dinyatakan Positif Setelah Contact Tracking Dengan Eko Suharjo

Dua Orang Dinyatakan Positif Setelah Contact Tracking Dengan Eko Suharjo

Rabu, 11 November 2020 18:50:00
BAGIKAN:
dr.Syaiful Tim Gugus Tugas
 
Revolusi.co.id,Dumai - Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Dumai menyebutkan terdapat 2 pasien positif covid dari 15 orang yang melakukan pemeriksaan berdasarkan contact tracking Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo yang saat ini masih menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit swasta di Pekanbaru. 
 
" Dari 15 orang yang menjalani pemeriksaan, ada 2 yang dinyatakan positif," ujar Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Dumai, dr H Syaiful kepada wartawan, Rabu (11/11/20) siang tadi. 
 
Menurut Syaiful, Contact tracking merupakan salah satu cara untuk mengendalikan wabah yang tengah terjadi yang dilakukan oleh petugas kesehatan. Hal itu untuk mengetahui siapa saja yang telah bertemu dengan penderita virus corona, yang juga akan memudahkan petugas kesehatan untuk mengambil tindakan agar virus ini tidak menyebar semakin luas. 
 
" Siapa saja yang terkena Covid, kita akan melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang bertemu dengan mereka. Ini berlaku untuk siapa saja," jelas Syaiful. 
 
Selain itu, menurut Syaiful pihaknya juga akan melayani masyarakat yang merasa memiliki gejala Covid-19. Termasuk masyarakat yang ikut saat kampanye yang digelar calon walikota nomor urut 1, Eko Suharjo. 
 
" Silahkan datang ke puskesmas atau rumah sakit untuk memeriksakan diri," ujar dr H Syaiful. 
 
Sebelumnya diberitakan, Calon Wali Kota Dumai, Eko Suharjo dinyatakan positif terinfeksi virus Corona atau COVID-19. Dia kini sedang menjalani isolasi. 
 
" Eko Suharjo calon Wali Kota Dumai saat ini tengah diisolasi karena terpapar COVID-19," kata Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan kepada wartawan. 
 
Rusidi dikutip dari detik.com mengatakan Eko tak bisa melaksanakan kampanye karena sedang isolasi. Eko juga merupakan tersangka terkait dugaan pelanggaran Pilkada. 
 
" Ya memang tidak bisa kampanye lagi karena kondisinya dirawat. Nah, kalau perkembangan hukumnya sebagai tersangka Pilkada mengerahkan ASN itu, silakan ke pihak Kejaksaan," kata Rusidi. 
 
Koordinator Gakkumdu, Agung Irawan, juga membenarkan Eko positif Corona. Dia mengatakan Eko belum bisa diperiksa terkait dugaan pelanggaran Pilkada yang menjeratnya. 
 
"Iya, tersangka kini lagi dirawat intensif di rumah sakit karena terpapar COVID-19," kata Koordinator Gakkumdu Kota Dumai, Agung Irawan. 
 
Agung mengatakan Eko dirawat secara intensif. Pihaknya tak bisa melakukan tanya jawab secara virtual. 
 
"Kalau dia statusnya terpapar OTG (orang tanpa gejala) yang mungkin kita bisa melakukan pertanyaan dengan cara virtual. Tapi, kondisinya memang mendapat perawatan intensif, sehingga tidak memungkinkan dilakukan tanya jawab secara virtual," kata Agung.(*)
BAGIKAN:
KOMENTAR