DPUTR Kab. Bandung  di Duga Berlaku tidak Adil , Paguyuban Pengusaha  & LSM/Ormas Gelar Unjuk Rasa

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung, REVOLUSI.co.id-  Dinas  Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( PUTR ) Kabupaten  Bandung diduga Berlaku tidak adil dalam pembagian proyek penunjukan langsung ( PL ) , karena proyek – proyek yang ada di DPUTR Kab. Bandung diduga dikuasai oleh beberapa pengusaha saja.

Hal ini memicu para pengusaha kecil yang selama ini sering mengerjakan proyek – proyek di Kab. Bandung seolah – olah disingkirkan dan tidak diberi pekerjaan ( PL )  oleh DPUTR,  akibatnya pengusaha yang tergabung dalam  Paguyuban Pengusaha Soreang beserta  LSM / Ormas menggelar aksi unjuk rasa menuntut keadilan dari DPUTR.

Aksi unjuk rasa yang menuntut keadilan kepada DPUTR Kab. Bandung itu, memuntut keadilan, karena baru sekarang ini pembagian proyek penunjukan langsung ( PL ) hanya dikuasai oleh beberapa pengusaha saja, tanpa memikirkan pengusaha yang lain.

Dugaan penguasaan proyek tersebut di picu oleh salah satu  pegawai DPUTR yang baru yang  di sinyalir hanya mementingkan segelintir pengusaha saja, tanpa melihat pengusaha – pengusaha yang selama ini sudah menjadi mitra DPUTR Kab. Bandung.

Menurut Koordinator Aksi, Kang Yadi dari GMPI saat dihubungi menjelaskan” Ketidak beresan ini sudah dirasakan sejak usai Lebaran,  yang di mana banyak pengusaha kecil yang sudah menjadi mitra DPUTR  cukup lama l tidak mendapatkan pekerjaan sama sekali. Padahal, mereka sangat mengandalkan paket PL untuk mempertahankan kelangsungan hidup usaha serta menafkahi keluarga, dan keluarga pekerja dilapangan,” Jelas  Kang Yadi selaku koordinator aksi.

“Jadi seharusnya orang tersebut faham dan mengerti kepada para pengusaha kecil, bahwa  yang butuh makan bukan hanya pengusaha besar, namun pengusaha kecil pribumi pun perlu bekerja untuk menghidupi anak istrinya dan menghidupi pekerja dilapangan,” tegas Kang Yadi.

 Kekisruhan dalam pembagian paket ini, menurut Paguyuban, berawal dari penunjukan salah satu staff kepala  DPUTR,  yang  diduga  mengatur proyek – proyek di lingkungan DPUTR Kab. Bandung.

 Padahal  staf yang dimaksud ini, dinilai tidak memahami situasi lapangan serta karakteristik para pengusaha lokal, dampaknya menyebabkan ke tidak adilan dalam distribusi ribuan paket PL yang tersedia.

 Dalam aksi demo nya  para peserta aksi mempertanyakan sikap tegas dari Kepala DPUTR Kab. Bandung  Zeis, dan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang dinilai mengetahui situasi dan  kondisi ini,  namun mereka ( Bupati dan Kadis PUTR  ) tidak mengambil tindakan tegas.

Dalam aksinya Paguyuban Pengusaha Kecil dan LSM / Oramas,  menuntut adanya evaluasi yang menyeluruh terhadap proses pembagian paket pekerjaan,  serta keterlibatan lebih besar dari pengusaha kecil lokal dalam proyek-proyek pemerintah,  karena  Pengusaha lokal lebih berkopenten dan berdedikasi serta memahami kultur pembangunan,  dan dalam bekerja akan lebih baik dibanding pengusaha dari luar. ( Redaksi )

Berita Terkait

Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Menjadi Momentum Pipin Arifin Jadi Camat Ibun Definitif
Kejati Jabar Mulai Bergerak! Dugaan Korupsi Rp83 Miliar Proyek Revit Sekolah di Tasikmalaya Memanas
Ketua DPRD Kab. Bandung, Reses Menjadi Ajang Silaturahmi Dengan Masyarakat dan  Kader
Anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Nasdem Toni Permana, S.H., Gelar reses masa sidang II tahun 2026 di Desa Bumiwangi
Ketua DPRD Kab. Bandung Hj. Renie Gelar Reses di  GOR Al- Mufasir Rancabali Kec. paseh
Perkuat Soliditas, Korwil II MPC Pemuda Pancasila Cilacap Serahkan Sertifikat Diklat KOTI Mahatidana 2026
Anggota DPRD Kab. Bandung, Dari Fraksi Demokrat Raindra  Laksanakan Reses Masa Sidang II di Desa Cigentur
RSUD Majalaya Berbenah Tingkatkan Rasa Nyaman dan aman Kepada Pasien

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 10:27 WIB

Menguliti Kedok “Baksos” di Lingkungan Sekolah, Edukasi atau Eksploitasi Wali Murid?

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:58 WIB

Bhaksos di Bulan Ramadhan: PAC Pemuda Pancasila Karangpucung Bagikan 500 Cup Takjil Gratis 

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:09 WIB

Ahmad Luthfi: Kepemimpinan Humanis dengan Filosofi “Gopeni Nglakoni” di Jawa Tengah

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:25 WIB

Terkait Serangan Hoaks Terstruktur: Pelaku Penyebar Fitnah Terhadap Gubernur Ahmad Luthfi Terancam UU ITE

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:22 WIB

Sinergi di Bulan Suci, Gubernur Jateng Gelar Silaturahmi Bersama Komisi II DPR RI dan KAHMI

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:25 WIB

Deklarasikan “Jaga Kondusifitas” Polsek Sidareja  Gandeng Ormas dan LSM

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:39 WIB

Kuasa Hukum Ny. Gita Chindy Layangkan Somasi Keras Terkait Penguasaan Sepihak Bundel Waris Alm. Daryono

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:33 WIB

Lansia 80 Tahun “Mengemis” Tabungan,Borok KSPPS Surya Utama Nusantara Cilacap Terbongkar

Berita Terbaru