• Home
  • Peristiwa
  • Golden Ezon Dumai Menyalahi Izin, Diminta Satpol PP Tutup

Golden Ezon Dumai Menyalahi Izin, Diminta Satpol PP Tutup

Sabtu, 05 Oktober 2019 21:08:00
BAGIKAN:
Tempat usaha Helper baru atas nama Golden Ezone

 

Revolusi.co.id  - Membandel, gelper atas nama Golden zone tidak jera-jera walau begitu banyak yang memberitakan dan penolakan masyarakat setempat meminta untuk ditutup.

Siapa yang tak kenal kota Las Vegas, kota terpadat di negara bagian Nevada, dan kota resor besar terkenal secara internasional untuk industri perjudian dan hiburan. 

Itulah yang sangat dikhawatirkan oleh satu tokoh pemuda di Kota Dumai, Ismanora, dengan marak berdirinya gelandang permainan (gelper) yang terindikasi perjudian (bedanya dengan Las Vegas, perjudian adalah sesuatu yang dilegalkan di kota itu, red), namun jika ini berserak di Kota Dumai dipastikan dapat mencoreng keberadaan kota melayu yang mayoritas penduduknya beragama muslim.

"Jangan jadikan Kota Dumai ini seperti Kota Las Vegas, dimana gelper yang terindikasi Judi diizinkan, apalagi masyakarat sekitar merasa resah dengan salah satu keberadaan Golden Ezone yang baru berdiri di Jalan Ombak Kelurahan Rimba Sekampung, kami dengan tegas menolak Golden ezone ini untuk beroperasi," kata Ismanora yang Tokoh pemuda setempat, kepada riaugreen.com, Jumat 4 Oktober 2019.

Ismanora mengaku akan merembukkan tindakan selanjutnya dan membahas permasalahan ini   dengan RT dan warga setempat di Kelurahan Rimba Sekampung jika Golden Ezone nekat untuk menjalankan operasinya di daerah ini.

Sementara itu, Kepala BPMPTSP, Hendri Sandra menjawab wartawan melalui Kabid Perizinan, Said Efendi SE, Jumat (04/10/2019), mengaku akan melakukan tindakan tegas dan meminta Satpol PP selaku penegak Peraturan Daerah(Perda) melakukan razia pada tempat tersebut.

"Kami tidak pernah mengeluarkan izin usaha untuk Gelper Golden Ezon, yang ada izinnya adalah Tarzan Ezon,"  tegas Said Efendi SE. kepada Wartawan, Jumat (04/10/2019).

Menurutnya pihak Golden Ezon sengaja memperlihatkan etika yang kurang baik dengan tidak memesan merek usaha sesuai dengan izin yang diperuntukkan.

"Kita akan Panggil pihak Golden dalam waktu dekat dan mempertanyakan maksud mereka dengan tetap buka dan memasang merek usaha yang berlainan, ini jelas ada aturan yang dilanggar," tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Manajemen dari Golden ezone belum bisa dihubungi untuk konfirmasi.
 

 

 

 

 

Sumber :riaugreen.com  

 

BAGIKAN:
KOMENTAR